9 Mei telah diperingati sebagai Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Komunis Indonesia (PKI) dan menjadi marak diperbincangkan di berbagai media sosial. Bahkan jelang HUT PKI tersebut, telah beredar atribut-atribut dan sempat geger pada Minggu kemarin aparat gabungan dari TNI-Polri menemukan sejumlah penjual kaos
Sungguh biadab 12 pemuda yang ditahan atas pemerkosaan terhadap gadis berusia 14 tahun di Bengkulu. Sikap para pelaku yang juga membunuh korbannya itu tidak menunjukkan rasa penyesalan.
"Mulut saja mengatakan menyesal. Tapi kita lihat dari perangai mereka, sama sekali tidak menunjukkan rasa
7 dari 12 pelaku perkosaan dan pembunuhan terhadap gadis siswi SMP kelas I sudah disidangkan. 7 Pelaku ini di bawah umur, karena itu proses penyidikan berlangsung cepat dan persidangan bisa segera digelar. 7 Pelaku sudah memasuki persidangan masa penuntutun. Masing-masing pelaku hanya dituntut jaksa 10 tahun
Kasus perkosaan yang dialami anak di bawah umur, Yuyun (14) hingga meninggal dunia oleh 14 orang pelaku di Bengkulu mendapat kecaman dari berbagai kalangan, termasuk dari selebriti.
Peristiwa biadab ini dialami siswi SMP 5 Satu Atap Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT), Kabupaten Rejang Lebong,
Penyidik Polda Metro Jaya menemukan salah satu barang yang diduga milik pembunuh mahasiswa Universitas Indonesia (UI) alias Ace (18).
"Benda itu ditemukan di dasar danau," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Krishna Murti di Jakarta, Ahad
BATAM – Kabar duka kembali menghampiri Kota Batam, salah satu mahasiswa UGM asal kota Batam yang dilaporkan hilang sejak 4 hari yang lalu ditemukan tidak lagi bernyawa di kamar mandi kampus FMIPA (2/4/2016).
Feby dilaporkan hilang setelah meninggalkan kos-kosannya 4 hari yang lalu (28/4/2016)
Sebagai mana diketahui, sejarah peringatan Hari Bumi (Earth Day) diselenggarakan pertama kali pada 22 April 1970 di Amerika Serikat. Penggagasnya adalah Gaylord Nelson, seorang senator Amerika Serikat dari Wisconsin yang juga pengajar lingkungan hidup.
Gagasan tentang peringatan Hari Bumi
Bekas Komandan Korps Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Letnan Jenderal Purnawirawan Sintong Pandjaitan menampik jumlah korban tewas seusai peristiwa Gerakan 30 September 1965 mencapai ratusan ribu orang.
"Itu pembohongan," kata Sintong yang hadir dalam pembukaan Simposium Nasional bertajuk
Bekas Komandan Korps Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Letnan Jenderal Purnawirawan Sintong Pandjaitan menampik jumlah korban tewas seusai peristiwa Gerakan 30 September 1965 mencapai ratusan ribu orang.
"Itu pembohongan," kata Sintong yang hadir dalam pembukaan Simposium Nasional bertajuk
Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan berjanji akan menyelesaikan kasus pelanggaran hak asasi manusia berat di masa lalu seperti 1965 pada tahun ini dengan jalan rekonsiliasi.
"Akan kami selesaikan secepatnya," ujarnya sesaat setelah Ramah Tamah dengan
BATAM (Kepri) - Kantor Wilayah Dirjen Bea Cukai Khusus Kepulauan Riau (Kepri) menyatakan saat ini wilayahnya telah dijajah dengan cara modern dengan banyaknya kasus penyelundupan narkoba. "Kepri 'dijajah' dengan narkoba. Kita sudah diserang dengan cara modern," kata Kepala Ditjen BC Kepri,
Sikap Indonesia atas pelanggaran kapal Tiongkok Kway Fee 10078 yang diduga mencuri ikan (illegal fishing) di kawasan Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) dan di landas kontinen sudah sesuai ketentuan hukum laut Internasional.
"Karena berdasarkan Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS) negara Indonesia
Peristiwa kecelakaan anak Gubernur Banten, Rano Karno yakni Raka Widyarma diketahui terjadi sekira pukul 23.30 WIB, Selasa 9 Maret 2013.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Okezone, Rabu (10/3/2016). Raka diketahui mengemudi mobil Honda HRV dengan nomor polisi B 1776 SGM, dari arah Tangerang menuju
Rakha Widyarma, putra Gubernur Banten Rano Karno, menabrak dua kendaraan saat mengemudikan mobil Honda HRV dengan nomor polisi B 1776 SGM di Jalan Perimeter Utara, Bandara Soekarno-Hatta, tadi malam.
Kanit Laka Lantas Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta AKP Kasiono mengatakan, peristiwa tersebut
BATAM - Kendati Kabar penetapan 2 pajabat tinggi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam sudah begitu fulgar, pemko batam melalui Kabag Humasnya mengakui masih belum mengetahui siapa 2 orang pejabat mereka yang dimaksud.
"kita sampai sekarang belum mendapatkan surat prihal tersebut dari kejati